Selasa, 24 Agustus 2010
Kamis, 03 September 2009
Harddisk, perangkat penyimpan data
Harddisk sebagai tempat penyimpanan data memainkan peranan amat penting dalam sistem PC. Perannya sebagai penyimpan data mengharuskan pemilihannya tidak boleh sembarangam. Meski begitu, banyak faktor lain yang mempengaruhi kinerja harddisk. faktor-faktor ini antara lain sebagai berikut:
- Interface yang digunakan
Untuk saat ini harddisk dengan tipe IDE (PATA) dan SATA lah yang paling banyak digunakan secara luas, s
ementara tipe SCSI lebih banyak digunakan terutama untuk pengguna yang membutuhkan kecepatan tinggi. Perangkat PC yang banyak beredar saat ini menggunakan tipe PATA, namun, lambat laun, harddisk dengan tipe SATA mulai digunakan menggantikan PATA. Ini wajar karena tipe SATA menawarkan kinerja yang lebih tinggi. Bila harddisk tipe PATA kecepatan transfernya mentok di 133 mb/s, maka tipe SATA kecepatan trabfernya bisa mencapai 300 mb/s (untuk tipe SATA II).

2. Kecepatan putar piringan Harddisk
Seperti yang kita ketahui, kecepatan simpan maupun pembacaan data pada harddisk juga sangat tergantung dari kecepatan piringan media penyimpanan data di harddisk. Untuk harddisk bertipe PATA maupun SATA, kecepatan putar yang dihitung dalam satuan RPM ini masih sebesar 5400rpm, 7200rpm, dan 10000rpm. Sementara tipe SCSI kecepatan putar piringannya mencapai 15000rpm.
3. Memori buffer
Adabya memori buffer sebagai media penampung sementara datayang akan dikirim ke memori, akhir-akhir ini menjadi isu penting. Fitur ini penting karena aplikasi-aplokasi sekarang membutuhkan data yang sangat besar yang tidak bisa ditampung pada memori utama. Padahal untuk meningkatkan kecepatan akses data, aliran data tidak boleh terputus. Untuk harddisk PATA dan SATA, besarnya memori buffer cukup beragam, mulai dari yang paling kecil yaitu sebesar 2mb hingga yang paling besar yaitu sebesar 32 mb. Semakin besar memori buffer pada harddisk, maka semakin bak pula kinerja yang ditawarkan, namun ini berakibat pada harga jual yang semakin tinggi
4. Daya tampung
Buat pengguna PC, harddisk mungkin menjadi salah satu komponen yang selalu ingin di-upgrade, artinya penambahan kapasitas tampung. Kurangnya ruang simpan harddisk disebabkan karena jumlah data yang disimpan semakin banyak dari waktu ke waktu. Perkembangan teknologi harddisk membuat kemampuan harddisk untuk menampung data dalam jumlah besar semakin tinggi. Sampai saat ini kapasitas yang beredar di pasaran mulai dari 80 GB hingga 2 TB (2 Terabyte = 2000 GB, dengan 1 TB = 1000 GB). Untuk kebutuhan standar, harddisk dengan kapasitas 80 GB sudah mencukupi, namun apabila anda seorang gamer ataupun Graphic designer, kapasitas yang lebih besar tentu sangat dibutuhkan. (PC Plus)
Jumat, 21 Agustus 2009
Kalo berbicara kartu grafis tidak akan ada habis-habisnya. Baru saja dirilis kartu grafis yang kencang dan mahal, beberapa saat kemudian sudah mencul lagi kartu grafis yang memiliki kinerja sama, namun harga yang ditawarkan lebih rendah. Orang yang bersusah payah membeli kartu grafis dengan harga mahal terpaksa gigit jari, disebabkan muncul kartu grafis dengan harga murah, dan kartu grafis yang ia beli harganya langsung turun drastis. Walah.... VGA cardPembagian pasar kartu grafis
Kalau anda terus mengikuti perkembangan, dijamin anda akan kewalahan. Pleh karena itu, baiknya anda tentukan kebutuhan grafis anda sebelum membeli kartu grafis. Secara umum, kartu grafis dibagi 3 level, yaitu low end, mid end, dan high end. Dikelas low end, dengan harga kisaran sampai 125 US$, mid end dengan harga kisaran 125 - 200 US$, dan high end dengan harga kisaran 250 US$ keatas.
Interkoneksi

Saat ini, Kartu grafis mendukung Interkoneksi AGP dan PCI Express, namun sebelum kedua Interkoneksi tersebut, terdapat Interkoneksi yang sudah dibilang SANGAT KUNO, yaitu PCI, tapi Kartu grafis PCI sudah tidak ditemukan lagi dipasaran. Begitu pula dengan AGP yang sulit ditemukan lagi, meskipun yang bekas masih dapat dijumpai. Kartu grafis modern sekarang sudah menggunakan PCI Express x16. Kartu grafis dengan Interkoneksi PCI-E x16 memiliki kelebihan dibandingkan AGP, antara lain sudah pasti peningkatan performa dan bandwith yang lebih besar ketimbang AGP.
Fitur pendukung
Sudah pasti kartu grafis baru memiliki sejumlah fitur baru. Dari nVidia, terdapat nVidia PureVideo dan Radeon terdapat ATI AVIVO, serta Shader Model 4.0 dan HDR sudah didukung kedua jenis VGA. Ini akan meningkatkan kualitas video setara High Definition. Selain itu, VGA terbaru sudah mendukung DirectX 10 untuk menampilkan detail gambar serta objek agar mendekati sesuai gambar "asli"-nya.
Multi VGA
Meskipun nVidia dan ATI Radeon sudah mengeluarkan kartu grafis dengan kinerja yang menjanjikan, tapi nyatanya banyak pula yang mengatakan bahwa kinerjanya masih jauh dari yang diharapakan . Oleh karena itu teknologi baru pun telah disiapkan, yaitu penggunaan 2 kartu grafis dalam satu sistem komputer. Ini akan mengakibatkan kinerjanya menjadi hampir dua kali lipat dari 1 kartu grafis saja. Sebut saja sistem SLI untuk VGA berbasis nVidia dan
Crossfire untuk VGA berbasis ATI Radeon.Yang perlu diperhatikan, hanya dengan berbekal 2 atau lebih kartu grafis, kita tidak bisa langsung menikmati fitur SLI atau Crossfire, Motherboard juga memainkan peranan penting dalam pengaktifan mode SLI atau Crossfire. Untuk menggunakan SLI atau Crossfire, Kita butuh setidaknya 2 slot PCI Express x16. Mengapa mesti PCI Express x16..?? Alasannya, karena hanya interface jenis inilah yang mendukung mode SLI atau Crossfire. Selain itu, chipset yang digunakan juga harus mendukung penggunaan dual video card (VGA). Tidak hanya itu, Kita juga membutuhkan software yang sesuai agar SLI dan Crossfire dapat diaktifkan. (sumber PC PLUS dgn pengubahan seperlunya)
Media simpan sementara
Saat ini arsitektur komputer terus mengalami perubahan, dan salah satu perubahan yang paling terlihat, setelah processor adalah memori. memori memainkan peranan penting untuk menghasilkan sistem PC yang memiliki kinerja maksimal. Apabila pada awal tahun 2000 memori dengan kapasitas 128 mb sudah dapat memenuhi kebutuhan pengguna, maka pada tahun 2009 memori segitu kayaknya udah tidak mungkin lagi untuk memenuhi pengguna. Apalagi dengan bertambahnya aplikasi-aplikasi dengan penggunaan memori yang sangat boros, wah pasti langsung HANG dech... ^O^.Sejak tahun 1997, transisi perubahan memori memasuki tahap penting setelah menculnya standar SDRAM, lalu berkembang menjadi DDR SDRAM. Memori-memori tersebut sudah mendukung JEDEC. DDR SDRAM pen mengalami perkembangan menjadi DDR kanal tunggal (single channel) dan kanal ganda (dual channel). Perbedaan utama dari DDR kanal tunggal dan ganda terletak pada jumlah jalur pemrosesan data, dimana kanal ganda mempu mentransfer data 2 kali lebih banyak daripada kanal tunggal.
Dalam perkembangannya, memori DDR berganti menjadi DDR2, dimana DDR2 mampu bekerja pada frekuensi yang lebih tinggi. Sampai saat ini DDR2 mampu bekerja pada frekuensi 1066 MHz. Sekitar awal tahun 2008 memori DDR3 mulai diluncurkan untuk pertama kalinya dengan frekuensi yang lebih tinggi lagi.
kapasitas memori
mengatakan 1 GB, dan mungkin ada yang mengatakan 2-4 GB. Seperti yang sudah dijelaskan di awal, bahwa penggunaan memori yang besar akan berdampak pada kinerjanya yang semakin cepat. Saat ini dengan sistem komputer baru, penggunaan memori 1 GB dianggap merupakan kapasitas paling minimum untuk menjalankan aplikasi, walaupun kapasitas tersebut nanti akan kurang juga. Sedikit pemberitahuan, jika sekarang anda menggunakan Windows Vista dan Windows 7 (yang baru dirilis sekitar bulan Oktober 2009), anda membutuhkan kapasitas minimal 2 GB untuk hasil yang optimal. (sumber PC PLUS)Rabu, 05 Agustus 2009
Internet

Kemunculan Internet
Internet pada saat ini
Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.
Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkonikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger.
Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem Tertutup(?)(Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.
(sumber dari wikipedia)
